Senin, 11 November 2019

Maltofer Women Community Makassar: Pentingnya Zat Besi di 1000 Hari Kehidupan Pertama


Hallo guys, beberapa hari yang lalu, tepatnya pada hari Minggu, 3 November 2019 bertempat di lt 17 Aston Hotel & Conventions-Makassar, maltofer mengadakan event yang membahas "pentingnya Zat Besi di 1000 Hari Kehidupan Pertama". Sebagai calon ibu tentunya event ini sangat bermanfaat bagi saya, dimana dievent tersebut akan bertemu dengan para calon ibu serta para ibu yang sangat luar biasa.



Maltofer Women Community

Event maltofer yang diadakan di Makassar tentunya mengingatkan kita untuk tetap peduli betapa pentingnya Zat Besi pada anak bahkan pada diri kita. Asupan gizi yang selama ini kita anggap telah diberikan kepada anak berkemungkinan belum cukup untuk perkembangan dan pertumbuhannya.

Pada event maltofer ini menghadirkan 3 narasumber yang tentunya sangat memberikan informasi-informasi terbaru buat kita, yaitu 

1) dr. Victor Siahaya Tjandra, Sp.A. membahas tentang perkembangan anak, dr. Victor juga merupakan salah satu dokter anak yang cukup terkenal di Kota Makassar.

2) dr. Karlinda membahas tentang maltofer sebagai salah satu solusi untuk melengkapi zat besi pada seseorang, atau dengan kata lain membahas maltofer sebagai suplemen zat besi yang baik untuk dikomsumsi untuk mengimbangi body friendly iron.

3) Ika Puspita, seorang mam blogger yang senang traveling berbagi tips untuk bisa traveling gratis bersama maltofer dan berbagi cerita tentang perjalananya bersama maltofer.


dr. Victor Siahya Tjandra, Sp.A.

dr. Victor membahas betapa pentingnya perkembangan anak, 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan masa sejak anak dalam kandungan bukan dihitung sejak anak lahir, sebab pertumbuhan anak didalam kandungan juga memerlukan gizi yang lebih baik karena akan berpengaruh dikehidupan sejak ia lahir dimana 1000 hari pertama kehidupan terjadi pertumbuhan otak yang sangat pesat.

Kurangnya gizi pada 1000 hari pertama kehidupan  tidak dapat diperbaiki kembali dimasa kehidupan selanjutnya karena pada masa kehamilan ibu memang sangat diingatkan betapa pentingnya nutrisi ibu.

Nutrisi Pada 1000 hari pertama kehidupan  terbagi-bagi berdasarkan nutrisi dini pada janin mulai dari yang jangka pendek hingga jangka panjang.


Pada gambar diatas sangat jelas seberapa pentingnya nutrisi di 1000 hari pertama kehidupan sebab akan ada dampak jangka pendek dan jangka panjangnya. 

Zat Besi (Fe) mempunyai peran penting sebagai transportasi oksigen keseluruh tubuh untuk menghasilkan energi, angka kebutuhan gizi pada anak dan perempuan dewasa, masa kehamilan dan menyusui yaitu :

  • 7-11 Bulan 7 mg
  • 1-3 Tahun 8 mg
  • 4-6 tahun 9 mg
  • 7-9 tahun 10 mg
  • 10-18 tahun 20-26 mg
  • ibu hamil atau menyusui +0-13 mg

selanjutnya, fungsi zat besi (Fe) pada anak itu terbagi-bagi, bahkan sejak ia di janin hingga remaja itu terbagi-bagi, yaitu :
  • Janin berfungsi untuk pertumbuhan dan perkembangan janin, perkembangan otak.
  • Bayi berfungsi untuk meningkatkan massa SDM secara cepat, perkembangan potensial, pertumbuhan.
  • Pra-Sekolah berfungsi untuk perkembangan dan pertumbuhannya,
  • Usia Sekolah berfungsi untuk sama dengan Pra-Sekolah perkembangan dan pertumbuhannya,
  • Remaja berfungsi untuk menstruasi, penambahan volume darah dan meningkatkan massa otot.

Nah guys, untuk memenuhi kebutuhan zat besi pada makan, makanan yang mengandung zat besi juga terbagi seperti besi -heme dan mengandung besi non heme,

Zat besi pada makanan yang mengandung Besi-Heme pada daging, ayam dan ikan makanan tersebut 2-3x lebih mudah diabsospsi dibandingkan dengan besi non heme. Sedangkan besi non heme adalan makanan dengan bahan dasar sayuran yang dipengaruhi oleh adanya faktor penghambat dan faktor yang menngkatkan, penghambat absorpsi non-heme besi yaitu Phytates (dedak, beras merah) kalsium (Produk susu) polifenol (sayuran tertentu dan tanin dalam teh).

Peran penting Zat Besi pada perkembangan Otak : Perkembangan metabolik dan stuktur otak terbagi 2, yaitu :
  1. Korteks Cerebral memainkan peran penting pada perhatian seseorang, memori/ingatan, kesadaran persepsi, daya pikir dan bahasa, sedangkan
  2. Hippocampus merupakan pusat memorui untuk memori pengenalan, pengellaan memori spasial, mentransfer memori jangka pendek menjadi memori jangka panjang.

Guys, harus kita ketahui bersama bahwa jika kekurangan zat besi akan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan, seperti pada bayi/anak yang berdapak kinerja kognitif buru, fungsi motoriknya buruk serta gangguan sosial emosional. Bahkan katanya, efek bertahan lama sampai usia remaja saja. 

Sedangkan pada pembahasan dr. Victor bahwa ibu dengan defisiensi besi akan mempengaruhi tumbuh kembang anak juga seprtyi gambar dibawah ini yah guys,


Setelah membahas hal tersebut selanjutnya dr victor membahas tentang algoritma terapi defisiensi besi/anemia defisiensi besi pada bayi/anak,, pada anak dengan anemia mikrositik ringan dan didiagnosa adanya anemia defisiensi besi, terapi besi oral dapat diberikan melalui tiga tahap proses, yaitu:

  1. Dosis dan penjadwalan terapi besi yang tepat,
  2. Modifikasi diet/asupan makanan, dan
  3. Follow-up penilaian respon.

dr. Karlinda

Pembahasan mengenai defisiensi zat besi tidak sampai disitu, ada sebab ada akibat, ada masalah tentu ada cara mengatasinyanya, dr. karlinda membahas tentang hadirnya maltofer  untuk melengkapi zat besi (fe) pada tubuh kita.Maltofer merupakan zat besi oral yang berfungsi untuk melengkapi kebutuhan zat besi pada anak, remaja dan dewasa ini. Telah diketahui bahwa zat besi yang terkandung pada maltofer itu adalah iron Polymaltosa Complex atau IPC yang merupakan senyawa yang larut didalam air yang terdidi dari inti besi hdirolsida dan polymaltosa shell.

Tubuh seseorang hanya mampu menyerap zat besi sesuai kebutuhan masing-masing individu sedangkan Iron Polymaltose Complex diserap secara aktif. Terdapat produk zat besi yang cukup namun kadang memberikan efek samping yang luar biasa, berbeda dengan maltofer ini yang dihadirkan demi kebutuhan zat besi masing-masing tubuh sehingga dapat disebut body friendly iron.



Rasa yang dipilih pihak produsen yaitu rasa coklat yang nyaris seluruh penduduk dunia menyukai rasa tersebut lebih lagi dengan anak-anak, yang berkemungkinan 1-10 anak ada 8 anak yang menyukai rasa coklat sehingga akan lebih enak untuk dikomsumsi.. Selain hal tersebut maltofer aman dikomsumsi bersama dengan makanan dan minuman lainnya, Iron Polymaltose Complex tidak bereaksi secara negatif dengan makanan, minuman maupun obat-obatan lain dan tidak menimbulkan stres oksodatif.



Perlu kiota ketahui bersama bahwa gejala yang disebabkan karena kurangnya zat besi adalah mudah lelah, penurunan prestasi diasekolah maupun kantor, penurunan sistem kekebalan tubuh, hingga gangguan tumbuh kembang anak. Maka maltofer hadir untuk mencukupi kebutuhan zat besi. Jika mengkomsumsi makanan yang mengandung zat besi seperti, daging sapi, daging ayam, kacang-kacangan dan sayuran hiaju dianggap kurang maka kita dapat mengkomsumsi maltofer.



Begitu pentingnya zat besi pada wanita, terutama ibu hami maka maltofer merupakan pilihan utama unrtuk mencegah dan mengobati anemia defisiensi besi pada kehamilan, melepaskan kandungan zat besi secara aktif dan terkobntrol sesuai kebutuhan ke dalam tubuh sehingga idak berampak anemia pada kehamilan. Jadi dapat disimpulkan juga bahwa mayoritas wanita hamil dengan anemia dikarenakan kekurangan zat besi.


sesi membandingkan produk maltofer dengan produk XX


Nah guys, maltofer tersedia dengan 4 sediaan yang lengkap



  • Maltofer Fol diperkaya dengan asal folat untuk ibu hamil
  • Maltofer Chew Tablet kunya IPC Pertama di Indonesi untuk segala usia,
  • Maltofer Syrup Kemasan sirup isi 150 ml dengan kandungan 1 mL=10 mg Fe untuk anak dan dewasa, dan
  • Maltofer Drops Kemasan tetes isi 30 ml untuk bayi dan anak.


Ika Puspita

Seorang mom blogger yang telah memenangkan berbagai hadiah dari combiphar & maltofer, jalan-jalan bersama maltofer karena tulisannya yang sangat bermanfaat. Menuru kacamataku mbak Ika menulis bukan hanya sekedar menulis, namun selalu mengedepankan manfaat dari tulisan-tulisannya. 

Saya sangat salut sama mbak Ika, tulisannya dibulan oktober 2019 ini saja ada 12 tulisan dan saya bangga bisa hadir dievent maltofer karna dapat bertemu langsung dengan mbak Ika juga dan mendengar langsung cerita perjalannya bersama maltofer dengan berbagai tips yang sangat menarik dan wajib digaris bawahi.


Nah guys cukup sekian dulu tulisan saya kali ini, cerita keseruan eventnya nanti akan ada di cerita selanjutnya yah guys, see u.




#maltoferwomancommunity
#maltofer
#maltoferindonesia
#combiphar
#makassar

18 komentar:

  1. Zat besi termasuk mineral penting buat dewasa, bayi, anak2 dan ibu hamil ya

    BalasHapus
  2. Seruuuu banget ikutan acara Maltofer ini, karena buanyaaak faedahnya, plus bisa meet up dgn mba Ikaaaa
    Energik banget doi, bisa membersamai acara Combiphr di berbagai kota yaa

    BalasHapus
  3. Tulisan ini juga bermanfaat bagi saya karena menyangkut kesehatan bagi anak. saya kerap bingung dengan produk untuk nmemenuhi kebutuhan zat besi anak, susu saja tidak cukup, butuh sesuatu yang lebih baik agar mudah diserap tubuh.
    Berapa harga Maltofer? Mau main ke situsnya untuk tahu lebih lanjut. Terima kasih.

    BalasHapus
  4. Wah seru event Maltofer ini ya .. ada mba Ika juga.. asyik deh! TFS y mba, jadi tahu ttg Maltofer ini hehe.

    BalasHapus
  5. Asiknya keteemu bareng bloher lainnya ya mba, baru tahu juga mb Ika jalan2 krn tulisan maltofer keren deh

    BalasHapus
  6. Harusnya Maltofer ngadain acara seperti ini di beberapa daerah lain juga. Biar semakin banyak yang memahami bahwa perkembangan serta kesehatan anak itu sangat penting.

    Terimakasih nih udah share dan berbagi ilmunya sehingga saya seolah bisa hadir di acaranya

    BalasHapus
  7. Saat hamil saya sering diresepkan doktee utk minum zat besi dan ternyata memang berpengaruh banget buat tumbuh kembang anak semasa dalam kandungan ya

    BalasHapus
  8. Kekurangan zat besi banyak diderita ileh perempuan ya ternyata.waktu aku menghaditi acara yang sama baru Tau kalau minum teh terlalu banyak juga bisa menyerao zat besi jadi anemia

    BalasHapus
  9. Sejak bayi anak saya sudah di berikan oleh dsa nya maltofer drop. Tapi baru sekarang sekarang ini tau ada juga yang untuk dewasa

    BalasHapus
  10. Wah seru sekali mbak, jadi bisa dapet banyak ilmu berfaedah tentang betapa pentingnya zat besi yah. Kadang kita sering abai, padahal kekurangan zat besi bisa bahaya banget yah

    BalasHapus
  11. Event yang keren nih. Sekaligus dapat edukasi juga tentang pentingnya zat besi. Apalagi buat ibu hamil kayak saya harus banget terpenuhi zat besinya cuma belum coba suplemen dari maltofer ini.

    BalasHapus
  12. Selakian meet up kumpul blogger gitu ya Mbak. Dapat ilmu dapat pahala silaturahim juga. Maltofer ini penting juga buat anak saya yang masih sekolah. Noted ah. Buat rekomendasi ke suami kalau beli vitamin atau obat buat anak kami.

    BalasHapus
  13. Seru dan mengedukasi banget ya mbak eventnya.. dapat silaturrahminya dengan seorang ibu rumah tangga yang hobby menulis dan bisa berprestasi juga dapet pengetahuan tentang besarnya manfaat dari zat besi bagi ibu hamil.. akupun dulu saat hamil sering diingatkan agar tidak kekurangan zat besi karena penting bagi ibu dan janin..semoga informasi ini tersebar lebih luas ya mbak

    BalasHapus
  14. anaakku juga dianjurin konsumsi maltofer untuk jaga asuoan zat besi dia dari usia 7 bulan apalagi dia sempat kena ADB. Alhamdulillah pake maltofer zat besinya cepet nornal

    BalasHapus
  15. asyik ya mba dateng di event yang penuh dengan informasi dan manfaat seerti ini. Aku juga perlu perhatikan asupan zat besi untuk tubuhku

    BalasHapus
  16. Maltofer vitamin wajib saat hamil. Wah senangnya bisa mendengarkan penjelasan langsung dari dokter dan pakar :)

    BalasHapus
  17. Saya paling suka pas sesi praktek, mencampur Maltofer ke dalam teh dan ang terbukti, Maltofer larut dalam minuman.

    BalasHapus
  18. belum jadi ortu tapi paling seenng baca artikel yang mengedukasi kayak begini.. mksih kak

    jadi tau kosa kata kosa kata eksehatan baru aku kayak maltofer itu :D

    BalasHapus